Konsultasi dengan Prof.Dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And
Saya seorang wanita, umur 47 tahun, suami berusia 55 tahun. Kami cukup bahagia selama menikah 21 tahun. Masalah seks pada umumnya tidak ada yang serius. Masalahnya, sejak sekitar tiga tahun ini saya merasa ada perubahan.
Rasanya gairah seks saya meningkat dibandingkan dulu. Sejak tiga tahun lalu, kalau melakukan hubungan suami istri, saya belum merasa puas kalau cuma sekali merasakan kenikmatan. Saya ingin merasakan nikmat berkali-kali, dan kadang-kadang bisa sampai lima kali. Kalau tidak bisa berkali-kali, saya merasa kurang puas.
Suami merasa heran, kok saya berubah begini. Mula-mula dia tidak bisa menerima saya berubah, tetapi akhirnya terbiasa juga. Sayangnya suami tidak selalu bisa melayani saya supaya saya bisa nikmat berkali-kali. Sering dia tidak bisa bertahan lama, dan untuk menunggu sampai mampu lagi, waktunya lama, sementara saya sudah malas.
Yang saya tanyakan, mengapa saya mengalami perubahan itu? Mengapa dulu tidak begitu? Mengapa justru setelah usia tidak muda lagi saya baru bisa mengalaminya? Apakah saya normal kalau saya seperti ketagihan ingin nikmat berkali-kali? Bagaimana caranya agar suami bisa melayani saya supaya saya terus bisa nikmat berkali-kali?
N.R., Semarang
Tergantung Pasangan
Pada dasarnya wanita mempunyai kemampuan mencapai orgasme lebih dari sekali. Namun, tidak semua wanita mengalaminya karena sangat tergantung kepada rangsangan seksual yang diterima ketika melakukan hubungan seksual.
Kalau setelah orgasme hubungan seksual terus berlangsung, yang berarti wanita masih menerima rangsangan seksual yang cukup, orgasme yang berikutnya dapat terjadi lagi. Dengan demikian, dapat tidaknya orgasme terjadi berkali-kali sangat tergantung pada seberapa lama wanita menerima rangsangan yang efetif ketika melakukan hubungan seksual.
Kalau hubungan seksual tetap berlangsung setelah mencapai orgasme yang pertama, orgasme berikutnya dapat terjadi. Artinya, dapat tidaknya orgasme berkali-kali dicapai oleh wanita, sangat tergantung kepada fungsi seksual pasangannya.
Jadi ini sesuai dengan pengalaman Anda, yang tidak selalu dapat mencapai orgasme berkali-kali, karena suami "sering tidak bisa bertahan lama". Ada dua kemungkinan mengapa baru sejak tiga tahun yang lalu Anda merasakan orgasme berkali-kali, sedangkan dulu tidak.
Pertama, mungkin pengalaman seksual tanpa disadari telah mengajarkan Anda untuk menerima rangsangan seksual yang efektif, misalnya melalui pengaturan posisi dan gerakan tubuh. Kedua, mungkin fungsi seksual suami lebih baik, khususnya yang berkaitan dengan lamanya terjadi ejakulasi (keluarnya sperma) dan kualitas ereksi, walaupun suami masih "sering tidak bisa bertahan lama".
Karena Menyenangkan
Walaupun usia Anda tidak tergolong muda, bukan berarti Anda harus tidak mampu melakukan dan menikmati kehidupan seksual. Kalau keadaan kesehatan Anda baik dan keadaan psikis juga baik, didukung oleh fungsi seksual suami yang baik pula, fungsi seksual wanita juga baik.
Kalau kini Anda seperti ketagihan ingin selalu mencapai orgasme berkali-kali, saya pikir itu normal saja. Pada dasarnya manusia ingin selalu mengulang apa yang dirasakan menyenangkan, termasuk dalam hal orgasme. Masalahnya, Anda tidak selalu dapat merasakan orgasme multipel itu, terutama karena suami sering tidak dapat mengendalikan ejakulasinya.
Seperti telah saya jelaskan di atas, orgasme multipel pada wanita sangat ditentukan oleh fungsi seksual pasangannya. Jadi dengan meningkatkan fungsi seksual suami, khususnya yang berkaitan dengan kontrol ejakulasi dan kualitas ereksi, Anda akan dapat lebih mudah mencapai orgasme multipel. Selain itu, pengaturan posisi hubungan seksual ikut menentukan karena memungkinkan wanita dapat menerima rangsangan yang lebih efektif.
Sumber: Gaya Hidup Sehat
diambil dari kompas.com
Friday, December 7, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment